Release: February 14, 2007
Directed by: Edgar Wright
Running time: 121 minutes
Actor/Actress: Simon Pegg and Nick Frost
Balik lagi nih ke nge-review film-film ternama. Hot Fuzz ini adalah review film yang terakhir. Awal ngeliat trailernya aja udah kocak dan keren. Nah, tapi pas nontonnya di menit awal-awal agak bosen juga, kira-kira sepuluh menit pertama, sampe agak ngantuk-ngantuk. Tapi emang yaa awal film belom tentu menentukan akhir, akhir ceritanya superduper ngga bisa ditebak banget, seruu banget pokoknya. Hot Fuzz merupakan film Eropa yang bisa dibilang cukup oke, belom lagi film ini diproduseri oleh Edgar Wright yang juga punya andil dalam pembuatan naskah ini. Film ini juga ditunjang sama pemain-pemain yang ternama dan terkenal oke punya! Jadi aktingnya bener-bener natural ngga dibuat-buat. Film ini dibintangi oleh Simon Pegg sebagai Sergeant Nicholas Angel yang multitalented banget soalnya dia juga punya andil dalam pembuatan naskah film ini. Dan juga dibintangi oleh Nick Frost yang berperan sebagai Danny Butterman yang memiliki acting sangat bagus karena ia sangat kocak.
Hot Fuzz, sebuah film yang bener-bener hot ini menceritakan tentang seorang sersan kepolisian yang canggih, cerdas, cepat tanggap, dan pasti cool dalam setiap menghadapi masalah criminal. Awalnya ia bertugas di London. Namun pada suatu saat ia dipindahkan ke sebuah desa yang bernama Sanford. Desa itu sangat tentram, damai, dan juga bersih, bener-bener suasana pedesaan banget deh. Dan juga hamper tidak ada masalah criminal yang terjadi di desa itu. Namun, setelah ditelusuri ternyata orang-orang di desa itu memiliki sikap yang bisa dibilang “luar biasa” banget yang cepat beraksi dan pintar menyembunyikan sesuatu. Jadi, desa yang bersih atau tertata itu hanyalah kamuflase belaka. Namun, setelah kedatangan Nicholas Angel, semua kejadian yang tidak disangka-sangka akhirnya terungkap juga. Angel sangat ingin mengungkap semua kejahatan yang dilakukan oleh warga desa karena ia merupakan polisi yang sangat bertanggung jawab pada tugasnya. Polisi-polisi di daerah Sanford kayanya ga oernah peduli sama yang namanya criminal di desa itu, santai-santai aja seperti Danny Butterman. Tetapi pada akhirnya Angel merubah kepribadian Danny menjadi sigap dan tegas, serta pada ending film ini, Angel dan Danny yang mengungkap semua kepalsuan yang telah terdoktrin di desa Sanford yang sangat “tentram”.
Kira-kira itu ringkasan cerita dari Hot Fuzz, untuk lebih jelasnya dan lebih serunya berasa, film ini harus ditonton dari awal sampe akhir yaa!!
Film ini mempuyai alurnya yang sangat unik, alurnya lancar, agak menyeramkan namun ada adegan-adegan yang kocak ditengah-tengah adegan yang emang bener-bener sadis. Jadi, bukan cuma ngeri aja pas liat adegan sadisnya, tapi juga kita bisa ketawa-ketawa saking kocaknya. Hal yang bener-bener ngga disangka banget deh pokoknya. Proses editingnya juga oke banget, rapi dan sangat tersusun banget seperti contoh ada dua kejadian yang berlangsung, namun dipadukan dan di kejadian yang lagi tegang-tegangnya berlangsung. Nah itu dia yang bikin penasaran pas lagi nontonnya. Adegan ekstrim pada setiap pembunuhan yang berlangsung terlihat sangat nyata, terutama pada pembunuhan yang terjadi di kawasan gereja. Bener-bener sadih, nyata, dan juga bikin enek buat orang yang anti sama darah. Semua editing ini berkat kepiawaian Chris Dickens yang sangat ahli dibidangnya. Sound effect juga sangat mempengaruhi kualitas film ini sangat ngena banget setiap adegan-adegan ekstrim akan terjadi. Script writternya juga berhasil membuat kita bingung siapa pelaku dibalik semua kejahatan dan itu emang bener-bener sukses. Dari segi teknis lainnya seperti pengambilan gambar, movement, dan shot juga tepat dan enak dilihat serta rapi. Dalam film Eropa dan Hollywood memiliki cara teknis yang berbeda yang menunjukan khas perfilman mereka masing-masing, terdapat angel-angel yang berbeda pada setiap pengambilan gambar. Jadi, kita bisa membedakan yang mana film Eropa atau Hollywood.
Premis pada film ini adalah untuk tidak menyerah pada hal apapun, terutama dalam mengungkap fakta yang ada, serta jangan pernah merasa kalau apa yang diperbuat diri kita itu selalu benar, sehingga kita harus menyingkirkan orang-orang yang tidak sejalan dengan kita, yang bisa disebut jangan terlalu terobsesi akan dipuja dan dipuji orang.
Buat yang belom nonton, ayo nonton film yang ngga disangka-sangka ini ya. Harus looh karena seru banget!!


